6 Tips Asyik Menghias Ruang Keluarga

 

Ruang keluarga Anda tampak “biasa-biasa saja?” Hari ini, kesibukan telah merenggut kehidupan banyak orang. Mereka lebih sering menghabiskan waktu di kantor ketimbang di rumah. Dampaknya, waktu bersama keluarga pun berkurang signifikan. Bagaimana mengakalinya?

Sejumlah psikolog sepakat, kualitas lebih utama dibandingkan kuantitas “Family Time.” Jika Anda tak kuasa mengurangi tumpukan pekerjaan, berkomitmenlah untuk melakukan “ritual” sehari-hari bersama keluarga. Seperti: mengobrol, makan bersama, bercanda, mengerjakan hobi, dan lain sebagainya.

Ruang keluarga adalah tempat ideal untuk mendapatkan “Family Time” yang berkualitas. Karenanya, Anda perlu menatanya dengan maksimal. Bingung? Simak 6 tips mudah berikut ini!

RTamu2

 

1. Pilih Tema dan Bagi Ruangan

Sebelum mulai menata, tentukan “fungsi” ruang keluarga Anda terlebih dahulu.

Jika Anda menginginkan beberapa fungsi, partisi ruangan sesuai kebutuhan. Misalnya, sebagai ruang bermain anak-anak, menonton TV, dan dialog keluarga. Jika luasnya mencukupi, maka bagilah ruang keluarga menjadi tiga. Namun, bila ruang keluarga Anda minimalis, hilangkan sekat antar ruangan. Dengan teknik ini, ruang keluarga Anda nampak lebih luas.

Jangan lupa, pilih pula tema yang cocok dengan rencana Anda. Contohnya, tema simple, elegan, natural, atau etnik.

2. Tata Letak Furniture

Jangan menyempitkan ruang keluarga Anda dengan furniture yang terlalu banyak. Sesuaikan besar-kecil, banyak-sedikitnya barang dengan luas ruangan.

Contohnya, bila ruangannya kecil, jangan memaksakan diri untuk meletakkan sofa. Sebagai gantinya, pakai karpet dengan bantal-bantal. Tapi, jika ruangannya luas, selain sofa, Anda juga bisa menambahkan meja di sudut ruangan. Meja ini dapat menjadi tempat Anda meletakkan minuman, camilan, majalah, dan lain sebagainya.

Jauhi pemakaian furniture sebagai pembatas ruangan, sebab bisa membuat ruangan terkesan sempit. Bila masih terdapat anak kecil dalam keluarga Anda, hindari furniture yang terbuat dari kaca atau memiliki sudut yang tajam.

Jangan lupa: berikan sentuhan personal Anda dengan furniture lainnya. Beranikan diri Anda untuk bereksperimen dengan warna, pola, bahan, tekstur yang beragam!

RTamu3

 

3. Warna dan Hiasan Dinding

Cat dinding Anda dengan warna yang menenangkan, tapi agak terang. Misalkan jingga, kuning, atau hijau. Pilih warna yang tak mencolok, tapi tak pula terlalu gelap. Jika ingin bermain warna, pakailah motif dan corak hias yang beraneka, tapi warnanya serupa.

Setelah dicat, hiasi dinding dengan ambalan, batu alam, cerukan, panel-panel kayu, dan lain-lain. Anda juga bisa memajang foto atau lukisan yang cocok dengan atmosfir yang Anda harapkan.

4. Trik Pencahayaan

Ruang keluarga Anda memerlukan teknik pencahayaan yang khusus. Padukan pencahayaan yang mengarah sedikit ke atas (uplight) dan ke bawah (downlight). Pilih dimmer agar Anda dapat mengatur tingkat brightness lampu Anda. Jangan pasang lampu yang remang-remang, terutama bila terdapat anggota keluarga yang lanjut usia. Jika memungkinkan, upayakan cahaya matahari dapat menyinari ruangan—sehingga menghemat energi saat siang hari.

RTamu4

 

5. Ventilasi Sehat

Jika memungkinkan, lengkapi ruang keluarga dengan jendela, sehingga udara dapat bersirkulasi dengan leluasa. Semakin dekat jendela dengan halaman belakang atau taman, semakin segar dan sehat ruang keluarga Anda.

6. Terapi Hijau

Alokasikan sedikit ruang hijau dalam ruang keluarga Anda. Taman kecil, kolam dengan air mengalir, vas berisi bunga, dapat membantu Anda menghilangkan stres sepulang bekerja.

 

Sumber Artikel : http://www.lamudi.co.id/journal/6-tips-asyik-menghias-ruang-keluarga/

Logo RJ_2

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *