PENDAHULUAN

Secara umum harga rumah di Indonesia masih sangat murah, dibanding dengan Negara – Negara seperti Singapore,Malaysia,China,Thailand, dan negara lainnya.

Seperti China walaupun lahannya luas, tetapi hunian sudah diarahkan ke rumah susun atau apartment.

Tren menghuni rumah susun atau apartment sudah mulai digalakan oleh Gubernur Jakarta saat ini,krn keefisienan lahan. Pada suatu saat Penduduk Indonesia biasa menghuni rumah susun atau apartment, harga rumah saat itu sudah sangat tinggi, dan hanya orang yang sangat kaya saja yang mampu membeli rumah di atas tanah seperti real estate.

RUMAH SEBAGAI ASSET, Jika tidak mempunyai uang cukup saat ini, banyak instrument yang digunakan dalam kepemilikan rumah seperti KPR, jadi tidak perlu uang sebanyak itu untuk dapat memiliki suatu rumah.

Membeli rumah tidak seperti membeli barang konsumsi seperti kendaraan bermotor ataupun barang elektronik yang harganya cendrung turun, harga rumah cendrung naik dari tahun ke tahun dan sering kali lebih cepat daripada kenaikan gaji para karyawan.

Dengan mengangsur rumah secara tidak langsung kita menabung untuk barang yang harganya cendrung naik, dan menahan diri kita untuk menghabiskan uang kepada hal – hal yang memuaskan keinginan sesaat saja,bahkan jika kita memiki rumah lebih dari satu apabila disewakan selain menikmati hasil investasi ketika rumah tersebut dijual,mendapat pula pasif income, yaitu pendapatan yang masuk ke kantong kita walaupun kita tidak bekerja.

RUMAH SEBAGAI INVESTASI, di bawah ini adalah kenaikan harga rumah tiap tahunnya.

Tahun

Tipe Rumah Harga (Rp)

Kenaikan (Rp)

2009 45/120 196.000.000,-
2010 45/120 200.000.000,-   4.000.000,-
2011 45/120 250.000.000,- 50.000.000,-
2012 45/120 300.000.000,- 50.000.000,-
2013 45/120 350.000.000,- 50.000.000,-
2014 45/120 475.000.000,- 25.000.000,-
2015 45/120 500.000.000,- 25.000.000,-

Rata-rata kenaikan property 6 – 7 tahun +/- 30-34 juta per tahun.

Jika kenaikan stabil dikisaran ; 30-50 juta per tahun, maka prediksi untuk 10 tahun kedepan nilai investasi rumah akan naik sekitar 300 – 500 juta.

Contoh;

KPR 10 tahun rumah seharga Rp. 200.000.000,- Maka pinjaman ke Bank +/- Rp. 400 juta, ini berarti dua kali lipat dari harga rumah. Sedangkan nilai rumah untuk 10 tahun kedepan adalah 500 – 700 juta. Maka keuntungan atau nilai investasi yang didapat adalah 100 – 300 juta. Nilai yang fantastis khan,..??

RUMAH SEBAGAI WARISAN, sering kali kita berpikir praktis, yaitu kontrak saja di tengah kota krn dekat ke tempat kerja, walaupun kecil tetapi dekat dan murah ongkos transportasinya. Idealnya memang memiliki rumah di tengah kota,tetapi harganya pasti tidak akan murah. Dengan mengontrak dari tahun ke tahun, memang terlihat tidak terlalu berat,tetapi sampai akhirnya kita sadar usia sudah bertambah dan anak – anak sudah besar, tidak ada rumah yang dapat diwariskan kepada mereka bahkan harga rumah akan semakin tinggi dan mungkin tidak terjangkau dengan gaji anak – anak yang sudah bekerja pada saat itu.

mimpi-rumah

 

Salah satu solusi adalah membeli rumah atau real estate di daerah urban, jika keadaan keuangan tidak mencukupi untuk membeli, serahkan kepada lembaga – lembaga keuangan yang memberikan fasilitas KPR sehingga walaupun uang kita belum cukup tetapi bisa memiliki rumah bahkan menempatinya sambil mengangsur secara bulanan, cara ini memiliki kelebihan dari system mengontrak krn dengan uang yang sama atau hampir sama yang kita keluarkan tiap tahunnya bisa memiliki sebuah rumah yang akan diwarisi kepada keluarga kita. Bagaimana dengan jauhnya jarak ? Merugikan ? Sepintas adalah benar,tetapi jika dianalisis lagi, sebetulnya yang menikmati lama rumah kita adalah keluarga kita seperti anak dan istri bahkan orang tua,dengan lingkungan yang baik tertata dan keamanan yang lebih terkontrol lebih tenang meninggalkan keluarga setiap hari dalam bekerja.

DENGAN SIAPA HARUS MEMBELI RUMAH ? Beli rumah bukan sekedar membeli makanan kecil,tetapi terkait dengan banyaknya aktifitas yang melibatkan service dan jaminan dari Developer. Lebih tepat membeli rumah adalah membeli lingkungan dan service developer, developer yang sudah berpengalaman dan terkenal lebih mempunyai nilai tambah pada rumah yang anda beli krn keterjaminan sertifikat, garansi bangunan,layanan komplain lingkungan,layanan keamanan dan lainnya, jadi pikirkanlah dengan developer siapa anda membeli rumah.

BAGAIMANA MENILAI SEBUAH DEVELOPER ? Perhatikan saja proyek – proyek yang dikerjaan sebelumnya, bagaimana jadinya sekarang, apakah banyak masalah atau proyeknya menjadi suatu raksasa krn dilengkapi oleh berbagai fasilitas sehingga dalam waktu tertentu menjadi suatu skala kota yang menyebabkan naiknya nilai tanah di daerah tersebut. Periksa juga bagaimana rencana serah terima banAngunan tepat waktu atau tidak,sesuai atau tidak dengan janji awalnya.

KESIMPULAN, Anda yang akan memutuskan,kapan waktunya membeli RUMAH …

 

Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi ;

Andreas B

+62821 1226 5000

AB_1c

Agus WH

+62 817 900 5904

Agus WH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *